Pada hari Senin, 16 Juni 2025, Panitia Sunan Gunung Djati Law Fair yang terdiri dari Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Hukum, Lembaga Peradilan Semu (LPS) Ilmu Hukum, serta Lembaga Kajian Debat Mahasiswa (LKDM) telah melaksanakan audiensi resmi dengan Wakil Dekan III, Ketua Jurusan, dan Sekretaris Jurusan Ilmu Hukum di Meeting Room Fakultas Syariah dan Hukum (FSH).
Audiensi ini menjadi langkah awal dalam mematangkan rencana pelaksanaan Kompetisi Hukum Mahasiswa Nasional yang tahun ini mengusung tema “Paradigma Hukum Pembangunan dalam Mewujudkan Keadilan Konstitusional di Indonesia”. Kompetisi ini akan menghadirkan dua cabang utama, yaitu Debat Hukum dan Legal Opinion, yang dirancang untuk menantang dan mengembangkan kemampuan mahasiswa hukum dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Meningkatkan Kompetensi dan Jejaring Mahasiswa Hukum
Kompetisi ini bertujuan untuk mengasah daya kritis, keterampilan menulis, serta kemampuan berbicara di depan umum (public speaking) para mahasiswa hukum. Melalui ajang ini, diharapkan peserta dapat memperluas wawasan, memperdalam pemahaman terhadap isu-isu hukum pembangunan, serta meningkatkan kepekaan terhadap keadilan konstitusional di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah strategis untuk membangun jejaring akademik dan mempererat tali silaturahmi antar mahasiswa hukum dari berbagai daerah, sehingga tercipta komunitas akademik yang solid dan progresif1.
Apresiasi atas Dukungan Pimpinan Fakultas
Panitia Sunan Gunung Djati Law Fair menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dukungan penuh dari seluruh jajaran pimpinan FSH. Sinergi antara mahasiswa dan pimpinan fakultas menjadi kunci utama dalam mewujudkan kompetisi yang berkualitas dan berdampak luas bagi pengembangan keilmuan hukum di Indonesia.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Sunan Gunung Djati Law Fair siap menjadi ajang prestisius yang mendorong lahirnya generasi muda hukum yang kritis, kompeten, dan berintegritas.
-Tim Pers HMJ Ilmu Hukum





















