SEKILAS INFO
: - Jumat, 14-12-2018
  • 8 bulan yang lalu / Tim debat Ilmu Hukum UIN SGD Bandung berhasil meraih Juara II dalam debat MPR RI 2018 Terkait
Mahasiswa Ilmu Hukum Dirikan Kawasan Edukasi Hukum

[Ilmuhukum.uinsgd.ac.id] Sebagai negara hukum yang sudah ditegaskan langsung dalam Undang-Undang Dasar  NRI 1945, menjadi kewajiban untuk berkehidupan kebangsaan sesuai dengan hukum. Dinyatakan dalam hukum bahwa masyarakat dianggap tau hukum. Namun kenyataannya, tidak semua masyarakat mengetahui hukum ataupun peraturan yang mengatur tata kehidupan sehingga berimplikasi terjadinya pelanggaran.

Demikian pula masyarakat yang tau hukum, acap kali melakukan pelanggaran hukum. Keadaan demikian diperlukan pemahaman hukum salah satunya yakni dengan mencanangkan program desa sadar hukum.

Desa Parigi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran  sudah masuk ke dalam salah satu program desa sadar hukum. Tidak cukup hanya dinobatkan sebagai desa sadar hukum, kesadaran akan pentingnya hukum memang harus digerakan karena kehidupan manusia senantiasa berubah begitu dinamis seiring dengan perkembangan zaman.

Seperti yang digagas oleh mahasiswa Ilmu Hukum yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) berbasis pemberdayaan masyarakat (Sisdamas) UIN Sunan Gunung Djati Bandung di desa Parigi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, yang merintis “Kawasan Edukasi Hukum” pada, Sabtu (27/08/2018) dengan tujuan agar masyarakat dapat mengetahui dan sadar hukum. Sebagaimana yang disampaikan oleh salah satu penggagas kawasan tersebut, Ana Herlina.

“Dari sisi sosiologis kepekaan mereka terhadap hukum belum bisa dikatakan sadar. Karena hampir 70% masyarakatnya yang lalai pada tata tertib lalu lintas, bahkan anak di bawah umur diperkenankan untuk membawa kendaraan bermotor.” Jelas mahasiswa Ilmu Hukum asal Pangandaran tersebut.

Selain itu, lanjut Ana Herlina, juga banyak sekali masyarakat yang waswas akibat perubahan desa Parigi dari yang tadinya hanya sebatas desa biasa menjadi pusat kabupaten yang cukup ramai. Dia mengatakan “Saat ini telah merubah perilaku dan budaya anak-anak yang menginjak usia dewasa. Seperti pergaulan bebas, minum minuman beralkohol, dan kekhawatiran lainnya mulai menggentayangi kalangan ibu-ibu yang memiliki anak usia remaja”.

Salah satu kegiatan dalam “Kawasan Edukasi Hukum” yaitu membuat plang yang di pasang di sepanjang jalan yang berisikan adagium hukum, motivasi taat hukum yang ditulis dengan memanfaatkan limbah papan kayu, serta mendapatkan fasilitas edukasi hukum. Perlu adanya edukasi hukum untuk dapat membukakan pikiran masyarakat agar menyadari bahwa taat hukum sangat penting dalam menjalani kehidupan.

(Ana Herlina / Khairul Umam)

TINGGALKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: