SEKILAS INFO
: - Jumat, 14-12-2018
  • 8 bulan yang lalu / Tim debat Ilmu Hukum UIN SGD Bandung berhasil meraih Juara II dalam debat MPR RI 2018 Terkait
Mahasiswa Ilmu Hukum bersama UNSUR Gelar Penyuluhan Anti Narkotika dan  Pergaulan Bebas Dari BNNK Cianjur

[Ilmuhukum.uinsgd.ac.id] Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN SGD Bandung, khususnya Ilmu Hukum bersama mahasiswa KKN Universitas Suryakancana melaksanakan kegiatan penyuluhan anti narkotika dan pergaulan bebas terhadap siswa SMP Azzahra dan SMK Kesehatan Ar Rosyid desa Cidadap, Campaka, Cianjur yang bertempat di Aula Desa Cidadap pada, Kamis (23/8/2018).

Acara yang bertemakan “Pengaruh narkotika dan pergaulan bebas terhadap moral bangsa pada remaja” tersebut menghadirkan pemateri dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Cianjur. Sekretaris Desa Cidadap, Dadan Wildan dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan penyuluhan tersebut mengingat terjadinya dekadensi moral remaja akibat penyalahgunaan narkotika dan pergaulan bebas. “Saya mengapresiasi teman-teman KKN UIN dan Unsur atas diselenggarakannya penyuluhan ini. Karena memang remaja saat ini hanya memikirkan
kenikmatan sesaat tanpa berpikir jauh ke depan”. Pungkasnya.

Sehubungan dengan mahasiswa UIN yang menyelengarakan penyuluhan berasal dari jurusan Ilmu Hukum, maka Ketua jurusan Ilmu Hukum, Dr. H. Utang Rosidin, S.H., M.H sangat mendukung dan mendorong seluruh mahasiswanya untuk melaksanakan penyuluhan hukum. “Sebagai bentuk kegiatan pengabdian masyarakat yang merupakan salah satu tugas untuk mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi, bisa dilaksanakan oleh mahasiswa maupun dosen, atau bersama-sama antara dosen dengan mahasiswa”. Ucapnya melalui media elektronik. P. Utang, sapaan akrabnya, berharap agar kegiatan penyuluhan hukum ini memberikan informasi dan pengetahuan kepada masyarakat. Dia mengatakan “Khususnya pada pelajar agar mereka tidak lagi terjerumus pada persoalan hukum, khususnya yang diakibatkan karena narkotika maupun seks bebas yang selama ini selalu menjadi persoalan yang terus terjadi di tengah-tengah masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah”.

Patut menjadi kekhawatiran terhadap remaja bilamana menggunakan narkotika. Karena mengancam masa depan generasi muda penerus bangsa. Sebagaimana disampaikan oleh pemateri BNNK, Annisa Dwi Lestari dalam penjelasannya bahwa Indonesia darurat narkotika. “Jika ditilik dari peringkat peredaran narkoba di dunia, Indonesia menempati peringkat ketiga sebagai pasar narkoba. Salahsatu sasarannya adalah remaja, yang sebagai penerus bangsa” Ungkapnya kepada 120 siswa.

Narkotika, lanjut Annisa, memiliki pelbagai dampak buruk baik terhadap aspek sosial, ekonomi, psikologi, fisik, hukum dan lainnya. Dia mengatakan “Dampak fisik misalnya gangguan sistem saraf (neorologis), dampak psikologis berupa menurunnya kemampuan berpikir, dampak sosial dapat terjadi merugikan diri sendiri dan orang lain. Pokonya Narkotika tidak baik untuk dikonsumsi oleh teman-teman”.

Narkotika dan pergaulan bebas hendaklah dijauhi. Bukan karena dilarang namun karena merugikan diri. Saatnya merdeka, gapai cita-cita tanpa pergaulan bebas dan narkotika. []

TINGGALKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: