SEKILAS INFO
: - Selasa, 16-07-2019
  • 1 hari yang lalu / Selamat berjuang kepada Kontingen Prodi Ilmu Hukum yang akan bertanding dalam PIONIR di Malang. Terkait
  • 4 bulan yang lalu / Tim Debat Ilmu Hukum UIN SGD Bandung berhasil meraih Juara I dalam Debat Konstitusi MPR RI  Wilayah Jawa Barat 2019 Terkait
Keterlibatan Dosen Prodi Ilmu Hukum dalam Kegiatan Asosiasi Dosen

[Ilmuhukum.uinsgd.ac.id] Keberadaan dosen dalam dunia kampus merupakan sebagai tenaga pengajar dan pendidik yang mempunyai kewajiban untuk menularkan pengetahuan terhadap mahasiswa. Dengan tanggung jawab tersebut, masyarakat memercayakan anak-anaknya untuk dididik di perguruan tinggi  karena berharap yang terbaik untuk pendidikan dan masa depan buah hati.

Untuk mewujudkan pendidikan dan masa depan yang cemerlang, tentu membutuhkan atmosfer akademik yang unggul. Selaku pendidik profesional, dosen memiliki peran penting karena berwawasan luas dengan segudang ilmu pengetahuan. Tak ayal, hal tersebut mendapat perhatian serius dari Ketua Prodi Ilmu Hukum, Dr. H. Utang Rosidin, S.H., M.H. Dosen yang aktif di kegiatan-kegiatan akademik guna meningkatkan kualitas individu sangatlah diharapkan oleh Pak Utang, sapaan akrabnya.

Bukan hanya itu, dosen yang terlibat dalam asosiasi dosen baik regional, nasional bahkan internasional mampu meningkatkan pengetahuan dan pengalaman sehingga dapat diimplemetasikan terhadap mahasiswa sebagai anak didiknya.

“Sangat mengapresiasi kepada para dosen yang mengikuti kegiatan dan terlibat dalam berbagai Asosiasi Dosen pada Prodi Ilmu Hukum. Hal ini sangat penting dalam rangka peningkatan kompetensi dosen dalam mata kuliahnya masing-masing”, tuturnya.

Dengan kegiatan tersebut, lanjut Pak Utang, silaturahmi terjalin diantara para tenaga pendidik. “Bisa bersilaturahmi dengan dosen Prodi Ilmu Hukum dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia, sehingga hasilnya diharapkan mampu memberikan konstribusi dalam pengembangan kuliah, khsususnya untuk pengembangan Bahan Ajar Materi Perkuliahan”, pungkasnya.

Beberapa dosen muda hukum pidana yang hadir dalam seminar Mahupiki 2019 dari berbagai perguruan tinggi. Foto: MYS

Tentu tak sedikit dosen Ilmu Hukum yang berkiprah di asosiasi dosen sesuai konsentrasi masing-masing. Salahsatunya pengajar dengan konsentrasi hukum pidana Dr. Hj. Dede Kania, S.HI., M.H yang menjadi anggota pada asosiasi Masyarakat Hukum Pidana dan Kriminologi Indonesia (MAHUPIKI). Pada Senin-Selasa (18-19/2) lalu, menggelar seminar dengan menampilkan sejumlah akademisi senior pidana dan kriminologi. Sebut misalnya Prof. Andi Hamzah, Prof. Dr. Muladi, S.H., Prof. Romli Atmasasmita, S.H., LL.M., Prof. Dr. Elwi Danil, S.H., M.H., Prof. Topo Santoso, S.H., M.H., Ph.D., Dr. Chairul Huda, S.H., M.H., Prof. Dr. Muhammad Mustofa, M.A.,  dan Prof. Drs. Adrianus Eliasta Meliala, M.Si., M.Sc, Ph.D.

Kegiatan yang bertempat di Fakultas Hukum UI, Depok tersebut turut menghadirkan pula beberapa pejabat penegak hukum seperti Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif, S.H., LL.M., Ph.D, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Dr. M. Adi Toegarisman, dan Direktur Tipikor Bareskrim Mabes Polri Erwanto Kurniadi, S.H., M.H., dengan keynote speaker Ketua Mahkamah Agung, Dr. H Muhammad Hatta Ali, S.H., M.H.

Di samping konsentrasi pengajar pidana, terdapat pula konsentrasi di bidang perdata yaitu Dewi Mayaningsih, S.H., M.H., dan Fenny Fatriany, S.H., M.H. Keduanya mengikuti kegiatan Penataran Dosen Hukum Keperdataan yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Unisba dengan Narasumber Pakar Hukum Perdata dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, yang bertempat di Hotel Prime Park Bandung pada 18-21 Februari 2019.

Kegiatan tersebut diikuti 90 peserta yang terdiri dari dosen Hukum PTS dan PTN se-Indonesia, notaris dan praktisi. Narasumber yang hadir, Prof. Dr. Toto Tohir S., S.H., M.H., Prof. Dr. Rahmat Syafe’i, Lc., M.A., Prof. Dr. Neni Sri Imaniyati, SH., M.H., Prof. Dr. Agus Yudha Hernoko, S.H., M.H., Prof. Dr. Muhammad Isnaeni, S.H., MS. dan Prof. Dr. Y. Sogar Simamora, S.H., M.Hum.

Selain kedua konsentrasi tersebut di atas, tak kalah saing dosen konsentrasi Hukum Tata Negara seperti pada Asosiasi Dosen Perbandingan Hukum Indonesia (ADPHI),  Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara-Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN), Asosiasi Pengajar Hukum Acara Mahkamah Konstitusi (APHAMK), Asosiasi Pengajar dan Pembina Hukum Lingkungan, maupun asosiasi dosen lainnya.

(Khairul Umam)

TINGGALKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: